Minggu, 20 April 2014

prepare for mvon

mvon itu susah susah gampang. susah bagi mereka yang cintanya dalam banget dan mudah bagi mereka yang cintanya hanya sesaat. MoveOn dari mantan itu biasa, tapi moveon dari gebetan itulah yang luar biasa. setahun belakangan ini saya belajar moveon dari gebetan. saya belajar mencari pacar baru tapi hasilnya ? nihil ; buktinya saya memutuskan mereka karena saya-nya nggak ingin munafik kalau perasaan saya tuh seutuhnya masih ada pada gebetan. trus mvon-nya kapan ? saya memutuskan mvon untuk hari ini. nggak inigin mengusik-usik kehidupannya lagi. bag merpati, saya melepaskan dia terbang tinggi ke udara, bebas menembus cakrawala. saya nggak akan merasa terpukul ketika dia memiliki majikan yang lebih baik. because life must go on. saya nggak akan selamanya berada pada waktu ini kan (?) trus untuk apa saya sia-sia-in detik yang berlalu ini untuk gebetan (?) dulu adalah waktu yang telah berlalu, kini waktunya untuk aku merayakan apa yang ada dihadapanku. 

siapakah dia yang telah berhasil menyelamatkanku dari masa-masa suram galau karena gebetan (?) dia itu sederhana, manis (?) adalah ciri-ciri spesifiknya. keren (?) hahaha lumayan. namanya, banyak. kebiasaan-nya itu membawa aku larut malam dalam hanyut rindu yang menggebu-gebu. cinta (?) yakin ini cinta (?) aku nggak membutuhkan cinta dalam hidup ini, yang aku butuhkan adalah mereka yang bisa tahu apa yang aku fikirkan sekarang. setiap larut malam, dia dengan PD-nya yang over membuatku senyum-senyum tipis, mengirimkan kata-kata yang sulit aku tahu maknanya apakah itu adalah buaian gombalan-nya semata ataukah keseriusan yang tulus dari dalam lubuk hatinya (?) lantas itukah yang membuat aku moveon dari gebetan (?) maybe yes. kata sederhana dari seseorang yang sederhana namun membawaku menuju esok pagi yang lebih bersemangat. dia menemaniku dalam sepinya malam (mungkin terlalu puitis) namun tak ada kata yang dapat melukiskan tentang cinta, cinta dia. "berisik" di social media pukul tengah malam,adalah hal yang selalu aku rindukan. aku terlalu terbiasa melewati larut malam bersamanya dan apabila dia tidak memberikan kabar, pukul tengah malamku adalah waktu yang sangat membosankan. 

Senin, 16 Desember 2013

kuker

nggak enak ya jadi perempuan. kalau suka dengan seseorang bisanya nunggu doang😷😔

Senin, 14 Oktober 2013

Masih adakah JODOH PASTI BERTEMU itu ?

Apa enaknya berada di posisi yang seperti ini ? Disaat ada seseorang yang benar-benar mencintaimu, sedangkan dari dulu hingga sekarang kamu masih menunggu seseorang yang tak pernah kamu tahu isi hatinya yang sebenarnya.

Cinta, ah secepat ini saya merasakan pentakit yang aneh ini. Padahal dulunya aku pernah berjanji bahwa tidak akan pernah ingin mencintai atau dicintai hingga tiba saatnya, ketika pacar pertamaku akan menjadi suami pertama dan terakhirku. Tapi aku sendiri yang mengingkarinya, aku bahkan tidak bisa menunggu target sampai dewasa untuk aku merasakan apa itu cinta.

Apa enaknya berada di posisi ini, ketika kamu tidak bakalan pernah bisa moveon dengan seseorang yang membuatmu jatuh cinta pada pandangan pertama.

Niatku bukan bermaksud serakah, tapi apa salahnya jika aku selalu berharap untuk bisa mewujudkan apa yang dulunya sangat ingin aku miliki, yaitu dia.

Dia tidak pernah salah. Aku menangis semalaman pun itu semua bukan karena dia, tapi aku yang terlalu cengeng. Bahkan polosnya aku sehingga yang aku sering ucapkan hanya dekedar untuk menghibur diri yaitu kata-kata jodoh pasti bertemu (apakah dia benar-benar jodohmu?)

Aku bahkan telah menjalin kasih dengan orang lain, tapi kenapa sosok dia masih terus menghantuiku. Aku tidak pernah meminta berada pada posisi ini. Aku hanya selalu meminta dia bisa berada di sampingku, di suatu hari,  di suatu saat nanti.

Sebenarnya tidak ada yang menarik pada kisah ini. Mungkin Aku yang melebih-lebihkan semua tentang dia, bahkan ketika aku melihat senyuman lembut terakhirnya tergores di wajahnya aku tidak pernah bertanya itu untuk siapa, yang jelas aku menikmatinya. Meskipun susah payah aku dapatkan.

ALB mungkin selamanya kamu nggak bakalan pernah tahu siapa yang benar-benar mencintaimu dengan tulus. Aku juga tidak pernah belajar tentang apa itu ketulusan tapi jujur saja, hanya denganmu aku merasakannya. 

Apakah tuhan masih memberikan satu waktu di hari esok untuk kita nimati ? Entahlah, teori jodoh pasti bertemu hanya TUHAN yang tahu, aku hanyalah seorang hamba yang hanya bisa berharap

Rabu, 07 Agustus 2013

Koleksi @lovepathie

Favoritbangetini!!!

Kamu Tidak Pernah Tahu

Tadi malam, barisan-barisan puisimu menculikku dalam sebuah labirin perasaan

Aku tersesat disana

Dengan menuliskannya, seolah-olah hanya kamu yang paling ahli soal merindu. Sebenarnya kita sama-sama paham soal rindu, sampai akhirnya kita tahu bahwa rindu tak cukup kuat untuk melahirkan sebuah temu. Bahkan, bukan ‘temu’ jurus terjitu untuk menghapus sebuah rindu. Tapi saat adamu tak terasa sementara, rindu itu akan hilang selamanya. Aku memang tak bisa menjanjikan yang satu itu, tapi rasakanlah, rinduku juga sebesar itu.

Terlalu istimewa jika namaku terbungkus dalam doamu. Perlu menghabiskan berapa ramuan rindu untuk melipat jemarimu? Kamu selalu bicara tentang ‘suatu hari’ seakan-akan tak punya kesempatan di masa ini. Kamu selalu bicara soal kehilangan tanpa berusaha memilikiku seutuhnya. Jika kehilangan itu tiba, berarti kamu pernah membiarkan celah seseorang untuk mencuriku.

Kamu tidak akan tahu, Tuhan mungkin sedang menyiapkan kejutan untukmu. Dia benar, kamu memang perlu bersabar. Mungkin tiadaku adalah jeda penguji kekuatan hati. Mungkin tiadaku ini pembiak rindu agar bertumbuh lebih hebat. Mungkin tiadaku adalah jalur panjang untuk menemukan bahagiamu dan mungkin tiadaku ini adalah karpet merah penyambut sosok barumu.

Kamu tidak akan pernah tahu.

Mungkin tiadaku ini adalah persiapan ‘kita’ yang lebih baik lagi di suatu hari nanti. Jika nanti benar-benar ada sehari lebih lama dari selamanya, aku ingin setuju itu mampir ke tempat kita. Kamu, masih melatari kemana mataku pergi. Tenang, semuanya akan berjalan baik-baik saja meski porosmu bukan lagi aku. Kamu tidak akan tahu, apa yang sedang Tuhan siapkan di meja kerjaNya untukmu. Bersiaplah.

( #duetpuisi bersama @fallenvioletz)



Pukul Lima Sore

Sore ini seperti anak angsa yang buruk rupa. Dari sore-sore kita yang biasanya, hari ini kamu benar-benar tak ada. Dua jam sudah aku membiarkan senja melewati waktu paten saat biasa kita memuja keelokannya. Kamu tidak datang, tapi malah ‘kecewa’ yang kau undang untuk duduk bersamaku.

Mengapa jendela itu tiba-tiba melampirkan tetes-tetes hujan sebagai penghiasnya? Seakan-akan mereka berlomba mengajakku berairmata. Aku disini murung, saat kau menghancurkan seisi relung. Bukan soal pergimu, bukan soal tiadamu, tapi tentang akhir yang tak pernah beriringan dengan anganku. Bukan tentang pertengkaran yang melonggarkan pertemuan, tapi hanya hadirnya sosok baru yang berhasil menculik hadirmu.

Selama bertahun-tahun, pukul lima sore kita tak pernah habis menciptakan cerita-cerita manis. Jika dulu itu yang melukis senyumku, pukul lima sore itu juga yang kini akan menjadi muara penuh tangis. Mengapa kau hadirkan jika kini segalanya harus usai tanpa suatu kehadiran?

Kemana pukul lima sore kita? Jika ada yang bertanya, aku harus jawab apa?

Kini arloji telah jadi hal yang paling kubenci. Mengingat waktu, mengingatkanku bahwa kamu takkan pernah tiba lagi di depanku. Karena pukul lima soremu telah menjadi miliknya, malaikat barumu. Hal-hal yang berkaitan denganmu terlalu indah melekat dalam kepala. Jika dulu aku kau tawarkan rekaman untuk mengingat segalanya, harusnya juga kau sediakan penghapus memori untuk bersiap-siap kala kau sudah menjadi miliknya.

Bodoh saja aku masih disini, menunggu yang telah menemukan orang lain. Kenangan sedang menyeretku pulang, sedih mengiringi perjalananku. Aku akan memulai pukul lima soreku, siap atau tidak. Melepasmu adalah bagian tersulit, tapi merelakanmu lebih-lebih. Tapi aku sedang mempelajarinya. Selamat menikmati pukul lima sore tanpaku.



“Ketukanmu membuat percayaku membukakan pintu hati. Namun setelah seisi ruang diambil alih olehmu, porak-porandalah hati karena semudah itu kau pergi.”
 —  @lovepathie


“Entah aroma, entah potret-potret itu, entah lagu dan entah kamu. Semudah itu mereka bisa mengembalikan rekaman peristiwa, sesederhana itu aku merindukan kita”
 —  @lovepathie

Koleksi @lovepathie

Firasat

Sebelum peristiwa manis itu dimulai sepekan lalu, aku tahu hari itu akan cepat berlalu. Maka aku merekam segalanya dalam ingatan. Sebut saja ini firasat, sebelum perpisahan bergerak lebih cepat.

Senyummu itu sumber kekagumanku, ratusan hari aku duduk di sebelahmu dan menikmati hal yang satu itu. Lagi-lagi tanpa kamu tahu. Bahumu adalah pelabuhan tempat kepalaku selalu ingin terjatuh tak sengaja. Dan hari itu aku melakukannya. Semesta mengirimkan lagi bahasa-bahasa yang tak kumengerti, seperti kau ingin terculik pergi.

Semula, semua berjalan lebih dari baik-baik saja. Senyummu dari hati, senyumku lebih gembira lagi. Namun, bahagia yang berlebihan selalu punya harganya sendiri. Barangkali dengan kepergianmu, baru bisa kulunasi.

Kamu dekat tapi terasa lebih jauh dari yang terlihat. Kamu ada tapi terasa lebih tiada dari kenyataannya. Ah, bahkan perasaanku saja sudah bisa mengira, bahagia di dekatmu seperti ini bukan untuk selamanya. Semesta semestinya tahu, menoleh pada yang selain kamu bukan keahlianku. Semesta sudah pasti tahu, memang langkahku tak seharusnya mengarah padamu.

Aku tak selalu mengerti semesta, dengan segala permainannya. Aku lebih tak mengerti kamu, dengan perhatian sementaranya. Hingga akhirnya aku semakin tak mengerti tentang kebersamaan yang belum tergapai, namun sudah harus selesai. Kamu hadir tiba-tiba, tanpa aba-aba. Kemudian pergi tanpa mengucap apa-apa. Paling tidak, beri aku pemberitahuan, supaya aku tahu hatimu telah pindah haluan. Paling tidak, beri aku tamparan, supaya aku tahu bahwa kita sudah tak lagi miliki harapan.

Hari ini adalah saksi dari ratusan hari perjalanan hati menginginimu jadi penghuni. Ingin rasanya meleraikan pikirku tentang ketidakmungkinan yang mengada-ada dalam kepala. Tapi korneaku bekerja terlalu baik, mata menangkap kamu dan dia bercengkrama dengan mesra. Tangan yang terbiasa mengayun bermain melingkar di bahuku, malam ini kau gunakan memainkan tangannya. Sakitku lebih perih dari serangkai aksara ini. Aku tidak apa-apa dengan retaknya hati yang terlalu tiba-tiba. Tapi mengapa harus lahir peristiwa sepekan lalu yang begitu manis? Itukah tujuanmu menyakitiku dengan manis?

Ingin rasanya lari sejauh mungkin, menghindar dari pemandangan di depanku. Dan terjun dalam lautan airmata sebebas-bebasnya. Selepas-lepasnya.

Apa ini yang seharusnya terjadi padaku? Yang seperti ini? Mencintai tak tahu berhenti, tapi selalu ditinggal ketika rasanya hampir memiliki. Menjadi yang pintar mengobati pun percuma, jika aku kelak gagal di cinta yang lain lagi. Tapi aku tak mau yang lain. Sebab yang lain tentu bukan kamu.

Apa ini maksud daripada semesta?

Memberikan semacam firasat, supaya aku mampu melepasmu yang bukan lagi untuk sesaat? Apa ini alasan di balik segala kedekatan? Supaya aku menyadari bahwa yang sudah lama akrab, belum tentu bagian dari sebuah jawab?

Bahagiakah kamu bersamanya? Sebab, sepertinya sudah tak perlu lagi kuminta, agar kamu mendapat apa yang sudah kamu punya. Benar atau pun tidak, mulailah jalani hari-hari barumu dengannya. Biar hati kecil mulai terbiasa untuk melepas dengan rela.

Biar tak perlu kucari-cari apa yang telah tiada.

 
(Sebuah kolaborasi, serangkai rasa yang tercipta atas jemari kami - @lovepathie, @estipilami dan @idrchi)

Koleksi @lovepathie


Titik

Apa rasanya menemukan titik pembentuk garis lintas kebahagiaan? Apa rasanya menemukan titik yang kau sebut-sebut sebagai alasan untuk pulang? Dulu aku tidak pernah tahu. Bahkan tak pernah terpikir untuk memintanya. Sekarang aku menemukan titik itu.

Titik itu berporos pada sorot matamu yang kuat. Titik itu telah melahirkan banyak senyuman yang kujaga dalam diam. Titik itu nanti yang akan menyebrangkan aku dari kota kenangan ke kota ketenangan. Titik itu juga yang akan menghapus jejak-jejak kehilangan dan menumbuhkan kembali rona-rona merah pada pipi.

Aku rindu titik itu. Haruskah aku menciptakan taktik agar kamu melirik? Aku selalu berbisik dalam doa, agar setiap pandanganmu melahirkan cara untuk membuatku berulang-ulang jatuh cinta. Sebanyak apapun tanggal-tanggal yang tersilang lewat dalam pandang, aku tak ingin suatu hari nanti tercipta hari bersejarah saat luka juga kau undang. Hingga malam tak pernah manis lagi karena seisi kamarku ramai oleh tangis.

Untukmu yang terlalu mencintai ‘suatu hari nanti’, aku ingin mengaminkan keindahan rahasia Pencipta. Tidak akan ada yang tahu tentang perkara hari esok, cukup pejamkan mata dan nikmati hari ini. Angan terlalu tajam untuk kita telan buru-buru. Pelan-pelan saja. Setidaknya aku bersyukur, aku menemukan titik itu. Semoga kita menyatu sebagai garis yang tak terputuskan.

(Duet puisi, untuk @fallenvioletz

Minggu, 04 Agustus 2013

Cerita tentang cinta


Jika kita mencintai seseorang, kita akan senantiasa mendo’akannya walaupun dia tidak berada disisi kita.
 
Tuhan memberikan kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita?
Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya.
Itulah Cinta…
Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kita masih mau mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kita masih merasa sanggup.
Jangan sesekali mengatakan kita tidak mencintainya lagi, jika kita masih tidak dapat melupakannya.
Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan, walaupun mereka telah dikecewakan.
Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan Kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.
Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang hingga dia meninggal dunia dan akhirnya kita terpaksa mencatatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya.
Sebaiknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan dibenak kita itu sekarang selagi ada hayatnya
Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterimakasih atas karunia tersebut.
Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat dan kemarahan menjadi rahmat.
Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintai kita, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kita tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cinta itu kepadanya.
Seandainya kita ingin mencintai atau memiliki hati seseorang ibaratkanlah seperti menyunting sekuntum mawar merah.
Kadangkala kita mencium harum mawar tersebut, tetapi ada kalanya kita merasakan bisa duri mawar itu menusuk jari.
Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kita bertemu seseorang yang sangat berarti bagi kita, hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tidak berarti dan kita harus membiarkannya pergi.
Kadangkala kita tidak menghargai orang yang mencintai kita sepenuh hati,sehingga kita kehilangannya.
Pada saat itu, tiada guna penyesalan karena perginya tanpa berkata lagi.
Cintailah seseorang itu atas dasar siapa dia sekarang dan bukan siapa dia sebelumnya. Kisah silam tidak perlu diungkit lagi, sekiranya kita benar-benar mencintainya setulus hati.
Hati-hati dengan cinta, karena cinta juga dapat membuat orang sehat menjadi sakit, orang gemuk menjadi kurus, orang normal menjadi gila, orang kaya menjadi miskin, raja menjadi budak, jika cintanya itu disambut oleh para pecinta PALSU!!
Kemungkinan apa yang kita sayangi atau cintai tersimpan keburukan didalamnya dan kemungkinan apa yang kita benci tersimpan kebaikan didalamnya.
Cinta kepada harta artinya bakhil, cinta kepada perempuan artinya alam, cinta kepada diri artinya bijaksana, cinta kepada mati artinya hidup dan cinta kepada Tuhan artinya Takwa.
Lemparkan seorang yang bahagia dalam bercinta kedalam laut, pasti ia akan membawa seekor ikan.
Lemparkan pula seorang yang gagal dalam bercinta ke dalam gudang roti, pasti ia akan mati kelaparan.
Seandainya kita dapat berbicara dalam semua bahasa manusia dan alam, tetapi tidak mempunyai perasaan cinta dan kasih, dirimu tak ubah seperti gong yang bergaung atau sekedar canang yang gemericing.
Cinta adalah keabadian… dan kenangan adalah hal terindah yang pernah dimiliki.
Siapapun pandai menghayati cinta, tapi tak seorangpun pandai menilai cinta karena cinta bukanlah suatu objek yang bisa dilihat oleh kasat mata,sebaliknya cinta hanya dapat dirasakan melalui hati dan perasaan.
Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin.
Itulah dahsyatnya cinta…..

Cinta sebenarnya adalah membiarkan orang yang kita cintai menjadi dirinya sendiri dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kita inginkan.
Jika tidak, kita hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kita temukan didalam dirinya.
Kita tidak akan pernah tahu bila kita akan jatuh cinta. Namun apabila sampai saatnya itu, raihlah dengan kedua tanganmu dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya.
**Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut kemulut tetapi cinta adalah anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia dapat menilai kesuciannya.
Bercinta memang mudah, untuk dicintai juga memang mudah. Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh.
Jika saja kehadiran cinta sekedar untuk mengecewakan, lebih baik cinta itu tak pernah hadir.
Karena cinta sesuatu yang membawa keindahan dan kebahagiaan di dalamnya .
Cinta itu seperti kupu-kupu. Tambah dikejar,tambah lari… Tapi kalau dibiarkan terbang, dia akan datang disaat kita tidak mengharapkannya.
Cinta dapat membuatmu bahagia tapi sering juga bikin sedih, tapi cinta baru berharga kalau diberikan kepada seseorang yang menghargainya.
Jadi jangan terburu-buru dan pilih yang terbaik.

Cinta bukan bagaimana menjadi pasangan yang “sempurna” bagi seseorang. Tapi bagaimana menemukan seseorang yang dapat membantumu menjadi dirimu sendiri.
Jangan pernah bilang “I love you” kalau kita tidak perduli. Jangan pernah membicarakan perasaan yang tidak pernah ada.
Jangan pernah menyentuh hidup seseorang kalau hal itu akan menghancurkan hatinya.
Jangan pernah menatap matanya kalau semua yang kita lakukan hanya berbohong.
Hal paling kejam yang seseorang lakukan kepada orang lain adalah membiarkannya jatuh cinta, sementara kita tidak berniat untuk menangkapnya…
Cinta bukan “Ini salah kamu”, tapi “Ma’afkan aku”.
Bukan “Kamu dimana sih?”, tapi “Aku disini”.
Bukan”Gimana sih kamu?”, tapi “Aku ngerti kok”. Bukan
“Coba kamu gak kayak gini”, tapi “Aku cinta kamu seperti kamu apa adanya”.
Kompatibilitas yang paling benar bukan diukur berdasarkan berapa lama kita sudah bersama maupun berapa sering kita bersama, tapi apakah selama kita bersama, kita selalu saling mengisi satu sama lain dan saling membuat hidup yang berkualitas.
Kesedihan dan kerinduan hanya terasa selama yang kita inginkan dan menyayat sedalam yang kita ijinkan.Yang berat bukan bagaimana caranya menanggulangi kesedihan dan kerinduan itu, tapi bagaimana belajar darinya.
Caranya jatuh cinta …… jatuh tapi jangan terhuyung-huyung, konsisten tapi jangan memaksa .
berbagi dan jangan bersikap tidak adil, mengerti dan cobalah untuk tidak banyak menuntut, sedih tapi jangan pernah simpan kesedihan itu.
Memang sakit melihat orang yang kita cintai sedang berbahagia dengan orang lain, tapi lebih sakit lagi kalau orang yang kita cintai itu tidak berbahagia bersama kita.
Cinta akan menyakitkan ketika kita berpisah dengan seseorang, lebih menyakitkan apabila kita dilupakan oleh kekasih, tapi cinta akan lebih menyakitkan lagi apabila seseorang yang kita sayangi tidak tahu apa yang sesungguhnya kita rasakan.
Yang paling menyedihkan dalam hidup adalah menemukan seseorang dan jatuh cinta, hanya untuk menemukan bahwa dia bukan untuk kita dan kita sudah menghabiskan banyak waktu untuk orang yang tidak pernah menghargainya. Kalau dia tidak “worth it” sekarang, dia tidak
akan pernah “worth it” setahun lagi ataupun 10 tahun lagi , biarkan dia pergi….
When you think , love is blind the love still life in your mind When you have the passion of love you will find the time for it!
Love isn’t always an easy road to traverse . if you’ve found yourself confused about your path ,take a minute . and let love help you find your way …..
Love is sweet
Love needs sweat
But sweat is not sweet
but sweet is reached with sweat
Cinta adalah semangat, cinta adalah kepercayaan, cinta adalah energi yang tak bisa dimusnahkan ia hanya bisa berubah bentuk.
Cinta memang tak harus memiliki, karena mencintai berarti memberi tanpa pernah meminta .
Segala sesuatu ada waktunya …
Apa yang tercipta merupakan jawaban dari putaran waktu yang Tuhan telah sediakan buatku
Emosi, ego, luapan tawa, tetes air mata, impian, semua lebur jadi satu, menjadi sebuah pengakuan yang penuh arti buat perjalanan hidupku……
Mungkin terasa sederhana namun ini sisi hidupku yang pernah aku alami dan ingin kubagi saat ini…
Semua penuh arti semua yang kulewati sampai hari ini, ada hanya karena CINTA dan KARUNIA DARI TUHAN…
Nikmati hidup apa adanya karena semua berawal dari sana, yakin sgala sesuatu ada waktunya dan terjadi tepat pada waktunya dan akhirnya kita tersenyum “sambil melihat dunia”
Cinta itu seperti KUPU-KUPU…
Tambah Dikejar, Tambah Lari. Tapi Kalau Dibiarkan Terbang, Dia akan Datang disaat kamu tidak mengharapkannya. Cinta dapat membuatmu bahagia tapi sering Juga bikin sedih. Tapi Cinta akan berharga kalau diberikan kepada seseorang yang menghargainya.
Cinta akan Menyakitkan ketika kamu berpisah dengan seseorang, Lebih Menyakitkan apabila kamu dilupakan oleh kekasihmu. Tapi Cinta akan lebih menyakitkan lagi apabila seseorang yang kamu sayangi tidak tahu apa yang sesungguhnya kamu rasakan.
Cinta bukan bagaimana menjadi pasangan yang “Sempurna” bagi seseorang. Tapi bagaimana menemukan seseorang yang dapat membantumu menjadi dirimu sendiri.
Cinta bukan “Ini Salah Kamu”, Tapi “Maafkan Aku”.
Bukan “Kamu Dimana Sih?”, Tapi “Aku Disini”.
Bukan “Gimana Sich Kamu?”, Tapi “Aku Ngerti Koq”.
Bukan “Coba Kamu Gak Kaya Gini”, Tapi “Aku Cinta kamu Seperti
Kamu Apa Adanya”.
So… Caranya Jatuh Cinta: Jatuh tapi Jangan terhuyung-huyung, konsisten tapi jangan memaksa, Berbagi dan Jangan Bersikap Tidak Adil, Mengerti dan Cobalah untuk Tidak Banyak Menuntut, Sedih tapi Jangan Pernah Simpan Kesedihan Itu.