Minggu, 20 April 2014

prepare for mvon

mvon itu susah susah gampang. susah bagi mereka yang cintanya dalam banget dan mudah bagi mereka yang cintanya hanya sesaat. MoveOn dari mantan itu biasa, tapi moveon dari gebetan itulah yang luar biasa. setahun belakangan ini saya belajar moveon dari gebetan. saya belajar mencari pacar baru tapi hasilnya ? nihil ; buktinya saya memutuskan mereka karena saya-nya nggak ingin munafik kalau perasaan saya tuh seutuhnya masih ada pada gebetan. trus mvon-nya kapan ? saya memutuskan mvon untuk hari ini. nggak inigin mengusik-usik kehidupannya lagi. bag merpati, saya melepaskan dia terbang tinggi ke udara, bebas menembus cakrawala. saya nggak akan merasa terpukul ketika dia memiliki majikan yang lebih baik. because life must go on. saya nggak akan selamanya berada pada waktu ini kan (?) trus untuk apa saya sia-sia-in detik yang berlalu ini untuk gebetan (?) dulu adalah waktu yang telah berlalu, kini waktunya untuk aku merayakan apa yang ada dihadapanku. 

siapakah dia yang telah berhasil menyelamatkanku dari masa-masa suram galau karena gebetan (?) dia itu sederhana, manis (?) adalah ciri-ciri spesifiknya. keren (?) hahaha lumayan. namanya, banyak. kebiasaan-nya itu membawa aku larut malam dalam hanyut rindu yang menggebu-gebu. cinta (?) yakin ini cinta (?) aku nggak membutuhkan cinta dalam hidup ini, yang aku butuhkan adalah mereka yang bisa tahu apa yang aku fikirkan sekarang. setiap larut malam, dia dengan PD-nya yang over membuatku senyum-senyum tipis, mengirimkan kata-kata yang sulit aku tahu maknanya apakah itu adalah buaian gombalan-nya semata ataukah keseriusan yang tulus dari dalam lubuk hatinya (?) lantas itukah yang membuat aku moveon dari gebetan (?) maybe yes. kata sederhana dari seseorang yang sederhana namun membawaku menuju esok pagi yang lebih bersemangat. dia menemaniku dalam sepinya malam (mungkin terlalu puitis) namun tak ada kata yang dapat melukiskan tentang cinta, cinta dia. "berisik" di social media pukul tengah malam,adalah hal yang selalu aku rindukan. aku terlalu terbiasa melewati larut malam bersamanya dan apabila dia tidak memberikan kabar, pukul tengah malamku adalah waktu yang sangat membosankan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar