Rabu, 19 Juni 2013

Cerpen - tak bisa memiliki

...Malam itu derai hujan berjatuh perlahan membuyarkan suasana malam yang biasanya hanya dipenuhi nada-nada suara jangkrik yang bernyanyi tanpa syair.

Se-jam lamanya aku belum bisa terjaga dalam pelukan dewi malam, entah perasaan apa yang membuatku terlalu lemah dan berputar dengan suasana di sekolah tadi. Ini seperti bukan aku. Kulihat jam sudah menunjukkan pukul 2 pagi tetapi mataku masih terus berputar dan menerawang terbang kemana-mana.

Pikiranku terus berputar dengan hal yang terjadi padaku ketika menatap senyuman itu. Iya, memang aku telah merasakan perasaan yang sangat takjub ketika melihat dia pertama kali didalam ruangan khusus olahraga.

Kejadian konyol itu terjadi karena kemalasanku untuk ikut yang namanya pelajaran olahraga. Hingga akhirnya aku telat dalam ikut pengambilan nilai tes terakhir. Dan aku menemukannya, diantara mereka memang hanya ada dia yang berbeda. Aku curi-curi pandangannya, lebih tepatnya bukan aku sih, tapi kami bertiga. Sebut saja, raisa dan fiona ikut memandanginya.

Dan semuanya terungkap, aku memberanikan diri memberitahu ketiga sahabatku dengan keisengan sewaktu di kelas. Awalnya ya nggak ada tanggapan, hingga akhirnya aku memutuskan untuk mencari kelasnya.

Kesenanganku semakin luar biasa ketika tahu kelas dia, itu artinya aku bisa selalu melihatnya. Dan berbagai hal konyol terjadi, ketika hampir seluruh teman kelasku tahu bahwa aku suka dengan dia. Iya, suka pas pertama bertemu.

Dan kekonyolan bahkan membuat satu pemikiran untuk membuntuti dia agar aku tahu tempat tinggalnya. Dan selama membuntuti dia, keberuntungan selalu menyertai aku ketika aku dan fiona bertemu dengannya. Dari kejadian itu, aku bisa mendengar suara indahnya yang sangat merdu dan menusuk hati, hingga tempat tinggalnya sekaligus. Begitu banyak hal-hal lucu yang membuatku tertawa sendiri apabila nengenang cerita di siang hari sepulang les sekolah ini.

Waktu semakin berjalan cepat dengan suasana hatiku yang semakin hari semakin kacau, dan semakin hari hanya ada dia didalam hati dan fikiranku. Makin hari aku makin mengenalnya, berawal dari mengenal namanya, nama kedua orang tuanya, agamanya yang ternyata berbeda dengan agama yang aku anut, hingga tempat tinggalnya. Tapi namaku masih aku rahasiakan dari dia. Mungkin dia nggak ingin mengenalku juga, tapi entahlah, setahuku dia sudah tahu namaku, tapi tidak ingin terlalu jauh mengenalku. Tidak sama sepertiku yang sudah sangat jauh mengenalnya bahkan beberapa hari membuntuti dia.

Terang dalam satu cahaya, aku terus memimpikannya, kurasa ini cinta. Tapi apakah ada cinta untuk gadis kecil yang bodoh, jelek, gemuk, seperti kerikil kecil ini? Kedua orang tuaku memberi aku nama Melody, agar selalu nampak indah dan tetap berjalan dijalannya sendiri tak peduli gelap atau terang. Cinta membawaku kedalam ingatan masa lalu,masa SMP dulu. Suasana sekolah dimana aku mengenal namanya cinta yang selalu aku kejar, tidak peduli aku berjalan di tempat sempit atau gelap sekalipun. Perasaanku seringkali bodoh dalam keadaan, dimana aku selalu tegar dengan pernyataan seperti ini "dia tidak pernah mau mendengar perasaan kamu. Silahkan terus berharap dan bermimpi."
Dengan air mata, aku akan tetap tegas dengan jawaban "hidupku hanya berawal dari mimpi kecil, tujuanku yang masih panjang masih akan tetap menjadi harapanku di masa depan. Jadi, sudah sedari kecil aku belajar berharap dan bermimpi."

Entah berapa malamku yang terlewatkan hanya untuk membiarkan mataku terus diderai benih-benih rintik air mata. Cinta bahkan membuatku cengeng dengan keadaan, bukannya semakin menyemangatiku malah semakin menyudutkanku.

Kehidupanku terus berlanjut. Hingga akhirnya ujian akhir sekolah didepan mata. Serasa baru kemarin aku melewati masa orientasi siswa ,masa perkenalan, dan masa galau-galau oleh si pemilik senyum indah itu. Hingga suatu hari lagi-lagi olaharaga mempertemukan kita. Entah ini hanya kebetulan semata atau keberuntungan sesaat. Yang jelas, aku menikmati hari-hari sebelumnya dan hari dimana aku dan dia belum melakukan ujian akhir untuk bidang study olahraga.
Nggak peduli seberapa waktu dan tenagaku habis untuk tetap bisa melihat dia, yang jelas aku sangat berterima kasih buat waktu yang semakin hari semakin aneh dalam hidupku. Nggak peduli itu adalah waktu terakhirku atau waktu untuk pertama kali aku mengenal bahagia.

Ternyata, Cinta semakin hari semakin mengajarkanku tentang perjuangan dan kedewasaan. Dan ternyata, cinta yang sulit kita dapatkan lebih indah dari pada cinta yang hanya sekedar mengandalkan sekilas pandangan tapi tidak sampai dalam hati.

Aku berbalik menatap adikku yang sedang terlelap disampingku. Aku tahu, dia sudah memiliki seorang kekasih. Dan yang aku tahu, dia yang terlalu cinta dengan seorang pria yang menurutku tidak pantas untuk dia tangisi. Dengan gampangnya cinta menusuk kedua anak yang baru remaja ini. Dan adikku ini masih lemah dengan perasaan, bagaimana dia disakiti oleh sebuah cinta tapi dia terus mempertahankan dan bahkan rela meminta maaf untuk bukan kesalahannya kepada pria yang dia cintai.

Aku bahkan terus menunggu dengan keadaan. Dimana. Dulu waktu yang mempertemukankun dengan dia, dan aku serahkan kembali kepada tuhan dan waktu yang telah memiliki hatiku. Kini, cintaku masih terus bertahan dengan kepastian "jika berjodoh, insyaAllah pasti akan bertemu."

Aku juga nggak akan menyalahkan tentang imanku dan imannya yang berbeda. Bagiku, cinta akan menyatukan yang baik dengan yang baik. Aku juga tidak pernah menyebut bahwa akulah yang paling sempurna untuknya, tapi aku hanya mengandalkan perasaanku yang insyaallah sempurna untuknya, si pemilik semyum indah. Tetapi apabila waktu berkata lain, aku akan redupkan perlahan demi perlahan perasaanku dan mendoakannya bersama seseorang yang lebih sempurna untuknya. Mungkin aku yang tak bisa memiliki, tapi jauh dari itu semua, tuhan telah menyiapkan seseorang yang lebih baik untuk kamu miliki. Karena tak selamanya cinta harus bersatu. Tapi yakinlah, selama aku bisa mencintaimu, aku akan lakukan meskipun aku memang ditakdirkan untuk tak bisa memiliki.

Berikan dia cinta

Sebelum Saya memposting tulisan saya kali ini, sebelumnya saya flashback dulu. Seperti biasanya, diam dengar lagu galau, sendiri dan netes:")

Selalu tentang dia. Karena dia memang sulit di ungkapkan sekalipun dalam kata-kata dan satu buku setebal 500 halaman pun-_-

Kenapa saya merasakan seperti ini, merasakan cinta untuk dia yang...
Dia yang tidak merindukan saya sama sekali-_-

Aku hanya bisa berharap, dalam relung hatiku dan dalam dalam dalam dalam hatiku, sungguh aku tidak pernah sekalipun merasa dia tidak mengenal perasaanku, ini bukan geer ini juga bukan aku merasa bahwa dia merasakan hal yang sama, asalkan dia mengenalku itu sudah sangat lebih dari cukup.

Lihat diriku, tatap mataku, sembuhkan lukaku, hapus air mataku, dan setelah itu kamu bisa bawa aku segera pergi dari ingatanmu dan cari cinta yang lebih dalam dari perasaanku.

Mungkin saya sangat bodoh karena telah memberikan perasaan ini dan membiarkannya berlarut dan dalam~

Senin, 17 Juni 2013

Berhak nggak sih saya rasakan ini ?

Diantara banyak bintang yang setia menemaniku malam ini, ada satu cahaya yang tidak kalah terangnya, dan nampak dibalik gelap langit, mungkin dia sedikit menyindir kepadaku dengan sebuah pernyataan "kamu jatuh cinta pada seseorang yang tak pantas Memberikan cinta itu ke kamu, karena dengarlah dan rasakan, nggak ada cinta yang dapat kamu rasakan ketika kamu masih sibuk mencintai seseorang yang sangat tidak mengharapkan perasaanmu"

Dengan tatapan sinis, aku mencoba untuk tetap diam dalam hanyut. pertanyaan tiba-tiba datang menghampiriku "Berhak nggak sih aku merasakan perasaan seperti ini ?"

Malam berganti malam, siang berganti senja dan begitupun seterusnya waktu saling beragumentasi. Lambat laun pertanyaanku terjawab dalam hatiku yang paling dalam, bahwa "ketika aku memutuskan untuk mengaguminya hingga aku merasakan perasaan yang berbeda seperti ini, tampak hatiku tidak pernah menyesalinya. Mungkin saat ini dia bukan jodohku, tapi percayalah ketika tuhan mengizinkan aku merasakan cinta dari dia, pantaskah aku untuk menolaknya ?"

Hanya ada dua pilihan di hidup ini, yaitu maju atau mundur. Kalau kamu yakin cinta bisa membuatmu maju, maka lakukanlah. Tapi apabila cinta akan membuat usiamu semakin singkat, maka tinggalkan.

Serasa baru kemarin aku melihatnya, melihat senyumnya, berusaha mengenalnya, dan kini sampailah aku diakhir cerita negeri dongeng dimana seorang putri harus meninggalkan sesuatu yang bukan miliknya, sebelum waktu mengakhiri semuanya. Tapi aku bukan putri itu, yang akan yakin dengan pangeran itu. Aku adalah aku. Wanita buruk rupa yang harus memimpikan BULAN yang jauh di anganku-_- dan kalian dengarkan.. Ketika mereka menertawaiku dengan fisik, dan selalu berbisik "bermimpilah sampai kamu tidak terbangun lagi" katakan, aku lebih baik ditusuk sebilah bambu runcing dibanding seseorang harus menjatuhkanku dari semangat-semangatnya aku jatuh cinta_-

Cinta.. Jika mencintai itu adalah kesalahan terbesarku, dan mengharapkanmu untuk bisa bersamamu itu hanyalah sebuah mimpi besar, maka aku lebih memilih untuk bermimpi dan tidak berharap untuk bisa terbangun lagi, asalkan aku bisa menjumpai wajahmu di mimpi itu..

Seberapa kalipun aku harus mengelak dengan perasaan ini, air mataku tetap merasakan bahwa dia terjatuh karena mengenangmu:")

Kamu bahkan tidak pernah tahu, siapa yang berani mati untuk hidupmu dengan seseorang di hari esok, karena kamu memang tidak pernah mau tahu itu. Kamu hanya sibuk merasakan cinta dari seseorang yang tak pernah kamu tahu wujud cintanya-_- melihatku mungkin adalah kesalahan terbesar di hidupmu, tapi......

Sakit


Ini perasaan, bukan bola yang dengan mudahnya kamu hempaskan ke tempat mana kamu arahkan-_-

Kamu nggak pernah merasakan ada diposisiku-_- ketauhilah seberapa nekat aku melewati perkataan seperti ini "dia sangat berbeda, mana mungkin bisa" dan seperti ini "lihat diri dulu, jangan berani berbuat bodoh" dan seperti ini.. "dia memang kenal kamu? Dilirik saja nggak pernah" hahahh tapi bukan perkataan yang membahagiakanku-_- ketahuilah yang membuat aku bahagia adalah ketika aku merasakan jantungku berdetak melihatmu dari kejauhan:") hanya itu, simple saja, melihat kamu masih hidup dan masih tersenyum merupakan oksigen banget:")

Rabu, 12 Juni 2013

Setengah mati merindu MOON

Mengapa waktu tak pernah berpihak kepadaku
Apakah aku terlalu, terlalu banyak berkelana
Mengapa kita masih saja tak pernah bersatu
Selalu saja bertemu, bertemu saat kau milik yang lain

Mungkin kau bukanlah jodohku, bukan takdirku
Terus terang

Aku merindukanmu, setengah mati merindu
Tiada henti merindukanmu
Masih hatiku untukmu, aku tetap menunggumu

Mengapa waktu tak pernah berpihak kepadaku
Apakah aku terlalu, terlalu banyak berkelana

Mungkin kau bukanlah jodohku
Atau bahkan bukan takdirku
Terus terang (terus terang)

Aku merindukanmu, setengah mati merindu
Tiada henti merindukanmu
Masih hatiku untukmu, aku tetap menunggumu

Aku merindukanmu, setengah mati merindu
Aku merindukanmu, masih hatiku untukmu
Aku tetap menunggumu (ku tetap menunggu)
(setengah matiku menunggumu) menunggumu
Aku tetap menunggumu

Izinkan aku..

Bolehkah aku jatuh cinta?
Izinkan aku merasakan dicintai oleh seseorang yang aku sangat harapkan cintanya:")
Ketika pertama melihatnya..

Hingga aku menutup mata..
Apakah aku hanya akan merasakan kehadiran cinta yang tak terbalas:")
Hei.. Perasaan apa yang membuatku kamu susah untuk aku tinggalkan:")

Kalo cinta ini hanya sekedar nafsu belaka saja.. Maka hindarkanlah dan biarkanlah dia bersama pasangannya yang kuharap akan membahagiakan dia kelak:")
Tapi kalo cinta ini memang jalan-Mu ya allah.. Maka izinkan aku mencintainya dan jangan pernah membuat aku kecewa karena cinta yang kau titipkan ini:")

Malam semakin larut..
Diatas atap terdengar gemuruh hujan..
Hatiku penuh kerinduan..
Dia.. Dia adalah keindahan dalam sejenak penantianku:") dan apabila nanti kelak aku harus berpisah dengan masa penantian ini.. Kuharap dia mendapatkan seseorang yang jauh lebih baik dariku:")

Menangis pun tak cukup..
Mengejarnya pun tak cukup..
Maka suatu saat nanti jika diperbolehkan ,izinkan aku menjaga perasaan ini untukmuARDI LEPONG BULAN
Perasaan yang tak akan mungkin kamu rasakan:")
Tapi sungguh setelah mengenalmu.. Hariku bagaikan hari yang berbeda dari hari sebelumnya:")
Hati ini..
Hati ini.. Tak bisakah kau singgah walau hanya sesaat dan apabila waktuku telah habis maka silahkan pergi dan mencari hati yang lain.. Tapi izinkan aku.. Izinkan aku yang merasakan kamu terakhir di hidupku:") ini sangat puitis dan sangat egois untuk di ucapkan oleh seseorang yang hanya menunggu tanpa kepastian..

Sungguh.. Ini bukan drama yang pemeran utama wanitanya adalah aku-_- yang meskipun jauh tapi telah tertulis rapi dalam skenario bahwa kamu adalah sosok pangeran yang telah menjadi pemeran utamanya-_- ini bukan tentang kita:") ini hanyalah kisah seorang pemeran yang menunggu kepastian, tidak dalam kehidupan dan juga tidak dalam skenario, tapi kepastian jodoh tuhan:")

Senin, 03 Juni 2013

Merindunya😂

Mengapa takdir membuatku bertemu denganmu? Dia membuatku jatuh padamu, lalu takdir itu tidak mengizinkan kita saling kenal dan hanya membuatku berharap pada waktu yang cukup lama-_-

Tuhan...
Izinkan aku memilikinya.. Sekali saja dan aku akan selalu menjaganya-,_- jangan membuat air mataku terus jatuh dengan meratapi perpisahanku-_- itu artinya tidak ada waktu yang dapat aku curi lagi untuk sekedar melihat senyumnya:")

Haruskah aku menangis semalam? Untuk memperlihatkan bahwa aku lemah tanpa dia-,_- ini cinta anak ingusan yang baru saja mengenal cinta yang sangat dalam:") dalam kepolosan cintaku padanya, aku mengenal bahwa hidupku bukan untuk hari ini saja, tapi juga untuk hari esok yang telah tuhan janjikan dikemudian harinya, entah itu berakhir kapan, usiaku tidak memungkiri bahwa aku jatuh pada keindahan cinta😷❤

Kalo saja bisa menolak, sungguh aku akan memilih untuk tidak mengenalmu, tPi sungguh aku telah larut pada cinta yang entah ini hanya sekedar nafsu dari syetan yang ingin menyesatkan anak cucu adam atau entahlah.. Tapi aku ingin mencintaimu karena ALLAH SWT:" aku percaya bahwa tuhan telah mberikan tulang rusuk laki-laki pada wanita yang kelak akan menjadi pasangannya:" tapi apakah dia mengenalmu ya ALLAH? Kami berbeda, jalan kita tidak sama-,__-? Sungguh aku bukan untuk dia(aku tahu itu) dan aku akan jatuh pada hal yang bukan untukku dan aku sangat mempertahankannya meski batinku tersiksa dengan penantian panjang tanpa ujung? Kalaupun kelak penantianku sia-sia, sungguh dia akan selalu aku kenang~i promise:")

Rindu ini, sangat.. Menyiksaku, tapi aku harus segera beranjak bangkit agar aku tidak larut dalam cinta yang tak berbalas ini:"

Jika diberi kesempatan untuk memutar kembali waktu, aku akan memutarnya kembali saat ketika pertama melihatmu dan..... Aku akan mengembalikan waktu itu pada saat aku Berusaha menghilangkan rasaku ini:"iya, rasa terpendam ini:") *tapi jujur aku belum berhasil hingga detik ini*

aku akan berterima kasih pada waktu karena telah memberiku kesempatan untuk mengenalmu, menatap wajahmu yang sangat damai itu, dan telah memberiku kesempatan menangis meratapi perasaanku yang telah sangat dalam:")😂😭
Cinta, telah mengajarkanku menjadi hamba ALLAH swt.
Cinta, telah mengajarkanku menjadi pengikut nabi MUHAMMAD s.a.w
Cinta, telah memberiku kesempatan menyayangi kedua orang tuaku
Cinta, mengenalkanku pada sahabat-sahabat
Cinta, telah memberikan kamu ardilepongbulan dalam penantianku yang telah sangat rapuh:"

Karena cinta ini, mengarahkanku pada satu jalan..bahwa my life must go on:")


Jumat, 10 Mei 2013

Cinta itu sederhanajii

Cinta itu sederhanaji ! Tapi kalo tidak dibalas, bahaya itu, sakit hati itu, menyakitkan itu ! Mencintai itu sebuah resiko. Resiko kalo orang yang kita suka tidak tau yang mana orang sukaki.

Lalu, kenapa pade tuhan biarkanki jatuh cinta sama dia kalo ujung-ujungnya tidak terbalas ji?

Lagian, kenapa juga kah saya harus sukanya sama kau? Jelas - jelasmi kau tidak butuh cintaku, jelas-jelasmi kita berbeda keyakinan, jelas-jelasmi juga banyak orang yang lebih sempurna yang bisa jaga kau kelak nanti !

Asalkan kau tau, saya ini sudah berjuang untuk lupakan ko. Setengah mati malahan, tapi kau yang selalu datang ke saya. Kau datang bersama senyumanmu di mimpiku.

Apa harus sebelum tidur saya memohon dulu untuk tidak Melihat kamu ketika aku menutup mata?